Petik Sampah Bersama 2016

Saat ini, sampah merupakan salah satu masalah terbesar yang dihadapi Jakarta. Oleh karena itu, dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada 21 Februari 2016, Sie. Lingkungan Hidup, HAAK, dan Komsos Paroki Keluarga Kudus Rawamangun mengadakan Petik Sampah Bersama pada hari Sabtu, 20 Februari 2016. Dalam acara ini, umat Paroki Keluarga Kudus Rawamangun diajak untuk ikut membersihkan lingkungan sekitar gereja dan mengenal cara mendaur ulang sampah bersama Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

Pelataran Aula Betlehem tempat berlangsungnya sebagian besar rangkaian acara sudah mulai terisi oleh peserta Petik Sampah Bersama sejak pukul 06.00. Selain registrasi, sebagian peserta juga mengumpulkan sampah yang mereka bawa dari rumah masing-masing untuk ditimbang oleh Dinas Kebersihan dan ditukarkan dengan saldo dalam bank sampah. Untuk menambah semangat peserta, Sie. Lingkungan Hidup pun memimpin seluruh peserta yang berasal dari berbagai kalangan dan usia ini melakukan senam pagi. Acara dibuka dengan doa pembuka yang dipimpin Romo Budi dan sambutan dari Romo Toni yang berisikan harapan bahwa sampah bisa menjadi berkat. Ibu Lurah Rawamangun pun turut menyampaikan kebahagiaan beliau karena bisa turut berpartisipasi dalam acara yang bertujuan meningkatkan kebersihan. Selain itu, Wakil Kadin Kebersihan DKI Jakarta, Pak Ali Maulana Hakim juga menyempatkan hadir dalam acara Petik Sampah Bersama. Beliau menyampaikan bahwa saat ini penduduk Jakarta menghasilkan 6.700 ton sampah setiap harinya – banyak di antaranya dibuang ke kali yang tidak bisa bersih dengan mengandalkan petugas kebersihan saja, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh warga untuk membuang sampah pada tempatnya.


Setelah sambutan dari Romo Andang Binawan dari KAJ dan sosialisasi mengenai aplikasi Qlue milik Pemprov DKI oleh Mas Agung Prabowo, pada pukul 07.45, peserta yang berkumpul di lapangan pun memisah-misahkan diri, bergabung dengan kelompok-kelompoknya masing-masing yang dibagi saat registrasi. Setiap kelompok dibekali karung untuk mengangkut sampah dan sarung tangan plastik. Selain itu, mereka juga ditemani oleh beberapa orang petugas Dinas Kebersihan yang akan membantu pemilahan sampah menjadi organik dan anorganik. Petik Sampah Bersama dimulai dari gereja hingga perempatan RS Persahabatan dan kembali lagi ke gereja. Selama acara berlangsung, semua peserta terlihat antusias untuk ikut membersihkan lingkungan sekitar gereja. Sekembalinya di gereja, sampah yang telah dikumpulkan tiap kelompok ditimbang lalu diangkut oleh Dinas Kebersihan. Para peserta pun disambut dengan snack dan minuman di Aula Betlehem. Acara dilanjutkan dengan sambutan Ibu Tuti Hendrawati selaku Dirjen Pengelolaan Sampah dan B3 serta sosialisasi cara pengolahan sampah organik agar menjadi bermanfaat oleh Pak Sutarno. Pada acara Petik Sampah Bersama ini juga, Sie. Lingkungan Hidup mengumumkan pemenang Lomba Eco-Decoration Altar yang telah berlangsung sepanjang tahun 2015, pemenang timbangan sampah terberat setelah Petik Sampah Bersama dan kelompok terbaik. Acara ditutup dengan doa dan foto-foto bersama seluruh peserta.
Semoga melalui acara ini, kepedulian umat Paroki Keluarga Kudus Rawamangun terhadap sampah tidak berhenti setelah selesainya acara, tetapi berlanjut terus dan semakin semangat. (Mary)